Tag Archives: seno gumira ajidarma

Tentang Rasa Apa yang Terselip Di Sana

Apakah kalian gerangan tahu siapa sosok Sukab. Nama yang terlahir karena penulisnya malas mengarang, tapi justru menjadi nama yang lebih populer dari pengarangnya. Sekali lagi, bagi pengarangnya, Seno Gumira Ajidarma (SGA), Sukab hanyalah sebuah nama yang sama sekali tidak punya konsistensi seperti apa karakternya. Kadang ia remaja 17 tahun, kadang ia pemuda parlente, dan banyak lainnya. Hanya satu terpenting, Sukab adalah nama yang dibayangkan SGA setiap membayangkan sosok “rakyat”.

Lewat satu sajak berjudul Rasa Apa yang Terselip Di Sana, Seno Gumira Ajidarma dan Sukab menampilkan karakter penuturan realistik yang menggugah kenikmatan. Suasana yang disajakkannya, telah membuyarkan imajinasi menyeberang fakta dan fiksi.

rasa apa yang terselip disana?
angin datang menggetarkan permukaan danau
puluhan helai daun melayang terapung
kita sama-sama tersiksa dengan peristiwa ini
siapa menyelipkan aku disana?
ada yang berteriak
walaupun angin telah berhenti
tolong! kudengar teriakan itu sayup-sayup
di ujung yang lain dari bumi dan angin
kau mencariku di tiap tiupan
seakan kau dengar
aku berteriak-teriak memanggilmu
dari tiap celah angin
— yogya 1976

Aku selalu suka SGA dalam cerpen atau puisinya. Dengan nama Sukab, dengan kekagumannya membayangkan rakyat, SGA mampu menggelitik imajinasi lewat kekonyolan masyarakat Indonesia. Tanpa diksi yang mendayu, tanpa majas yang terlampau, atau juga tanpa simbolisasi yang muluk, Sukab menyajikan tulisan yang realistik dan mengundang gelak tawa karena ironi.

 

Tagged , , , , ,